Mengubah Folder Tujuan My Documents

0 komentar

untuk yang sering install ulang PC .. My Documents di C:\ bikin ribet proses install ulang :D
harus pindahin data lah.. harus inilah..itu lah.... (halah)
hwkwwkkwwkkwk... ribet banget kan :D
cara ini memang tergolong mudah..
tapi setelah saya melakukan survey.. ternyata banyak juga yang belum tau tentang ini (hikz.. )
jadi saya mulai membuat posting (about this :D)
OK dari pada saya curhat panjang lebar yang tidak penting (hahaha :D) mending kita mulai (aplause)


Untuk Windows XP
1. Klik Start ==> klik kanan My Documents ==> pilih Properties (lihat GB.1)
11
2. Klik Move... ==> Pilih Drive yang ingin dijadikan tujuan My Documents (misal D:\) ==> klik OK (lihat GB.2)
NB : cobalah dengan membuat folder baru di dalam Drive tujuan (misal D:\Document Saya\) supaya isi My Document tidak tercecer di Drive D:\)

Untuk Windows 2k, 9x, Me, Vista, Win 7 saya belum pernah mencobanya :D (soalnya saya menggunakan Win XP)
tapi menurut saya. kemungkinan besar caranya hampir sama :D

mudah banget bukan.. :D
~~~ Selamat Mencoba ~~~
Cari artikel lain, disini:

Lanjutkan »»»

mIRC | Download mIRC v6.35

3 komentar


mIRC merupakan perangkat lunak untuk Internet Relay Chat atau percakapan daring yang jalan di atas sistem operasi Windows. mIRC diciptakan tahun 1995 oleh Khaled Mardam-Bey, berguna untuk berbincang (chatting) antar sesama pengguna mIRC di seluruh dunia. Perangkat lunak ini memiliki pengguna terbanyak dalam kategori chatting, terbukti setelah perangkat lunak ini diunduh sebanyak 9.129.578 kali dari CNET pada Oktober 2007. Nielsen-Net memasukan mIRC ke dalam daftar "10 applikasi internet terbaik" tahun 2003.

Dengan tersedianya skrip, para pengguna bisa mengatur cara bekerja mIRC sebebas-bebasnya. Huruf 'm' dalam singkatan mIRC belum diketahui pasti, tetapi dalam FAQ (Pertanyaan yang sering ditanyakan) dalam FORUM mIRC, pihak mIRC mengatakan 'm' adalah singkatan dari "Moo".



Download mIRC v6.35 for Windows 9x/2k/xp/vista


Silahkan cari yang lain disini:

Lanjutkan »»»

Setting Server di Redhat 9

5 komentar

Tutorial Setting DNS Server, DHCP Server, dan Samba Server

Penulis beberapa waktu yang lalu iseng-iseng membangun sebuah server berbasis linux, ternyata tidak serumit yang dikira, cuma memang kita harus punya dasar command shell linux, mengerti tata letak dan isi direktori di linux, dan pastinya sudah pernah mengoperasikan mesin linux, huehehehe..

Untuk sebuah server, hal yang sangat diperhatikan adalah:
1. Performa dan fungsi utama dari server tersebut, apakah server ini berlaku sebagai gateway, atau mail server, proxy server, web server, database server, backup server atau yang lain?

2. Server yang baik memiliki beberapa rule dan aturan (policy) bagi client-clientnya, untuk itu diperlukan Domain Controller.
Penulis disini akan memberikan beberapa settingan dasar sebuah server yang “bermain” dengan client dan menjadikannya sebagai PDC (Primary Domain Controller) dari domain tersebut.

Setting berjalan di mesin Redhat Linux 9.0 yang sangat dipercaya mengatasi beberapa server di dunia. Oleh karena itu, diumpamakan Redhat 9.0 telah terinstall dengan baik di sistem x86 dengan networking yang sudah terinstall.

Kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan:



Lebih lengkapnya silahkan download

>>> Disini <<<

Lanjutkan »»»

Setting DHCP server

1 komentar

Kita bingung gimana cara cepat setting jaringan secara automatic tanpa perlu disetting ip per clien. Di windows kita
mengenal software tambahan agar bisa berjalannya dhcp server ini. Linux menawarkan 1 paket dalam OSnya. buat apa
pakai windows yang ngak costumize. Nah berikut ini langkah - langkahnya :
1.Pertama sekali login dulu sebagai root.

Untuk memastikan Anda sudah sebagai root gunakan perintah berikut:


[root@carifile root]# whoami

root


2.Kemudian periksa apakah pada server sudah terinstall paket DHCP atau belum, gunakan perintah berikut:


[root@carifile root]# rpm -qa |grep dhcp

dhcp-devel-3.0pl1-23


dhcp-3.0pl1-23


Pada sever sudah terinstall, langkah selanjutnya adalah memeriksa apakah file konfigurasi dhcpd.conf sudah terdapat di
direktori /etc atau belum. Jika belum maka copikan script file dhcpd.conf.
File tersebut terdapat di /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample.
Copikan file tersebut ke /etc dengan perintah :


[root@carifile root]#cp /usr/share/doc/dhcp-3.0pl1/dhcpd.conf.sample /etc/dhcpd.conf



Lebih lengkapnya, silahkan download

>>> Disini <<<

Lanjutkan »»»

Setting DNS server di WEBMIN

0 komentar

Artikel ini saya dapat dari situs lain yang mungkin sudah banyak dikenal oleh para penjelajah dunia maya, dan ini sedikit cuplikan dari artikel ini yang telah saya edit sedikit.

Dalam tutorial ini, saya akan membahas pembuatan nama domain lokal menggunakan tool adminsitrasi Webmin. Pertama – tama, buka dulu webmin melalui web browser kesayangan anda dan login dengan user dan password yang sudah anda tentukan, biasanya https://localhost:10000 tetapi ada juga yang http://localhost.localdomain:10000.

Setelah masuk ke Webmin, klik pohon “Server” pada daftar pohon, lalu pilih “Bind DNS Server”. Jika tidak ada di pohon “Server”, anda bisa menemukannya di pohon “Un-used Module”.



lebih lengkapnya silahkan download

>>> Disini <<<

Lanjutkan »»»